Sabtu Pergi Beli Tahu Krispi, Anak 8 Tahun di Cikembar Belum Kembali hingga Senin

Ilustrasi pencarian anak berusia 8 tahun yang dilaporkan hilang di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, setelah meninggalkan rumah pada Sabtu (24/10/2026) sore.
Ilustrasi pencarian anak berusia 8 tahun yang dilaporkan hilang di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, setelah meninggalkan rumah pada Sabtu (24/10/2026) sore. (Foto : Ilustrasi AI)

METROSUKABUMI.com – Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumahnya di wilayah Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (24/10/2026) sore. Hingga Senin (26/10/2026), anak tersebut belum kembali ke rumah.

Kapolsek Cikembar IPTU Yadi mengatakan, laporan kehilangan diterima pihak kepolisian pada Senin pagi sekitar pukul 08.34 WIB dari orang tua anak tersebut.

Berdasarkan keterangan yang diterima polisi, anak itu meninggalkan rumah sekitar pukul 15.00 WIB pada Sabtu dengan alasan hendak membeli tahu krispi di kawasan Blok A.

Baca Juga : Hamzah Gurnita Soroti Keluhan Denda BPJS dan Anggaran PBI Sukabumi

Saat pergi, anak tersebut mengenakan kaus berwarna hitam dan celana jeans pendek berwarna biru navy.

“Berdasarkan laporan orang tuanya, anak tersebut pergi dari rumah pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 15.00 WIB untuk membeli tahu krispi. Namun, sampai sekarang belum kembali,” Ujar Kapolsek Cikembar IPTU Yadi pada metrosukabumi.com, Senin (26/10/2026).

Setelah menerima laporan, polisi melakukan pengecekan dan merespons dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Namun, hingga pengecekan tersebut dilakukan, keberadaan anak itu belum diketahui.

Baca Juga : Ojol Maxim di Sukabumi Diduga Ditembak, Polisi Buru Dua Orang

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan anak tersebut agar segera menyampaikannya kepada keluarga atau kepolisian setempat.

Masyarakat yang memiliki informasi dapat menghubungi ibu anak tersebut melalui nomor 085745867954.

Informasi yang akurat dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses pencarian dan mempercepat anak tersebut kembali ke keluarganya.

Keluarga berharap anak tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *